Memang "kata-kata" itu sebaiknya tak perlu diucapkan.Justru terkadang hanya akan menjadi getir
Memang manis terlihatnya, kan tetapi bisa sangat pahit dirasakan.
Perlahan mengalir seiringnya waktu. Aku terbelai sebuah kebahagian semu.
Ternyata itu adalah duka yang berselimut kebahagiaan. Sakit memang bila dirasakan
teriris, terkoyak, bagai di tibani palu godam.
Ku coba pelajari rasa sakit ini hari demi hari. Ternyata rasa itu sudah menjadi hal yang biasa kurasakan.
Aku tak tahu lagi mana arti cinta, sayang , perhatian,atau rasa kasihan.
Ya sudahlah ,waktu itu telah berlalu. Aku hanya mencoba meraih serpihan-serpihan kebahagiaan yg telah terserak.
Sungguh aku masih ingin mencari dalam jiwanya, tapi hal itu tidak mungkin...tidak akan mungkin bisa terjadi
Kulepaskan semua jika itu memang jalan yang terbaik.dengan lapang dada dan berjiwa besar
kepedihan ini .jadi begitu indah ,karena telah kutukar dengan kebahagiaannya yang sekarang sudah ia miliki
berbahagialah...kurasakan kebagiaan itu.
berbaik sangka sajalah. karena aku pun tak pernah tau perasaan apa yg ada dalam hatinya.
Teruslah melangkah ke depan, dan jangan kau berpaling lagi ke belakang ,karna aku ada disana
Pegang erat-erat kebahagiaan itu.jangan sampai terlepas,karna sekali saja kau lepaskan
tak kan kembali kau dapatkan.
Salah aku mengira akan ini semua.tapi ya sudahlah ku bawa saja terbang jauh impian itu.
dan aku hanya bisa bercerita kepada-Nya.bagaimana ku perbaiki kesalahan ini.
Terimakasih ya Rabb,atas kebahagian yang singkat ini.begitu nikmat anugerah yang dititipkan yang sementara ini.
Amiien Ya Allah,Amien Ya Rabbal A'lamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar