Terdiam ku sendiri menanti dirimu
Temaniku dalam kesendirian
Walau hanya suaramu membisik di telinga
Walau hanya bayangmu melintas di setiap hariku
Aku tak kan pernah sesali
Dengan segala keputusanku
Karna ku yakin
Cahaya itu ada di depanku
Selintas terpikir untuk menyudahi semuanya
Namun senyum itu menguatkan ku tuk trus bertahan
Dan senyum itu berkata
"Jangan kau hentikan "rasamu"
Mungkin ku tak bisa menyentuhmu
Juga menjamahmu
Namun ke rasakan begitu indahnya
ketulusan itu
Ku kan tetap bertahan
Dan kan tetap trus menunggu
Menanti sebuah jawaban
Harapan dan impian
Tak kan kujawab lagi
Dan tak kan kupertanyakan lagi
Bila pada akhirnya kau pinta ku harus mundur
Aku akan mundur
Tapi itu tak kan pernah bisa membuatku
Berhenti untuk mencintaimu
Ku kan tetap menunggu.
Walau hanya suaramu membisik di telinga
Walau hanya bayangmu melintas di setiap hariku
Aku tak kan pernah sesali
Dengan segala keputusanku
Karna ku yakin
Cahaya itu ada di depanku
Selintas terpikir untuk menyudahi semuanya
Namun senyum itu menguatkan ku tuk trus bertahan
Dan senyum itu berkata
"Jangan kau hentikan "rasamu"
Mungkin ku tak bisa menyentuhmu
Juga menjamahmu
Namun ke rasakan begitu indahnya
ketulusan itu
Ku kan tetap bertahan
Dan kan tetap trus menunggu
Menanti sebuah jawaban
Harapan dan impian
Tak kan kujawab lagi
Dan tak kan kupertanyakan lagi
Bila pada akhirnya kau pinta ku harus mundur
Aku akan mundur
Tapi itu tak kan pernah bisa membuatku
Berhenti untuk mencintaimu
Ku kan tetap menunggu.