Aku tak pernah mengajakmu untuk larut dalam kesedihanku.
Demi Allah tidak...
Aku hanya bisa menguraikan lewat jemariku
yang kian lama kian getir
Jadi biarkan lah aku dengan rasaku,
dan kamu,
siramilah cinta yang kau pupuk untuk seseorang yang kini tlah kau miliki
Aku juga tidak menyesal jika pada tiap-tiap pintuku
adalah kesunyian.
hingga didalamnya aku menjadi bisu dalam ruang kegetiran
Tidakkah engkau tau
setiap ku menatapmu disini
seperti tertancap belati yang mengiris,mengoyak-oyak hati
Semoga engkau tak pernah tau
apa yang kini kurasakan
dan kusamarkan dengan senyum-senyumku
biarlah ku nikmati ini sendiri
sendiri....tanpamu
cukup aku ,jangan kau
cukup kau tau
jika tiap luka yang perih ini
telah ikhlas ntuk kurasakan
pastinya engkau akan percaya
bahwa aku akan baik-baik saja
aku akan menjadi orang yang sangat berdosa
jika engkau...
orang yang sangat kucintai
turut merasakan dukaku
karna kau memang tak layak menggenggam kepedihan ini
dan aku percaya dengan kata katamu ,
sang waktu akan menyembuhkan luka ini ,
namun biarkanlah jika saat ini kupeluk sebuah kata kenangan ,
sebuah rasa rindu , sebuah kebenaran cinta ,
meski aku harus mengguyur jiwaku dengan air kepedihan
sebab aku tidak pernah bisa lari dari kenyataan ,
jika kebahagiaanku saat ini ,
nyatanya adalah kesakitanku sendiri ,
oleh sebuah rasa yang tak pernah bisa aku bakar .
maka demi Allah ,
aku tak pernah ingin ,
memberikan kepedihanku padamu ...
1 komentar:
assalamualaikum...wah isinya menyentuh hati bgt siy om...sukses ya!
Posting Komentar